Ekspedisi 18, 19 dan 20 April 2014 kemarin telah berlalu, treknya melalui jajaran Bukit Barisan pulau Sumatera nan luas ini, ..... mencakup nilai-nilai sosial budaya, adventure, eksotis alam, dan banyak hal yang didapat. Dulunya gak tau jalan ini,... setelah ikut dan lewat maka jadi tau serta alamnya cukup dingin, segar, ... sebentar hujan , sebentar panas,... panas gak terlalu tapi kalau hujan dinginnya sampai ke Tulang. Syabas kepada Tim yang ikut dari Dumai; Bro Mardi, Zein, Pak Hadi, Henky, Indra, Roni, Didin dan saya sendiri. Sementara Tim dari Duri yang ikut; Bro Abe, Harry, Jay dan Hanif. Total ada 12 semuanya. Wuihh,...... Panjang juga rombongan tuh..... Semoga semua dapat mengambil hikmah dan nilai yang penting bagi kehidupan kita terutama dalam interaksi sosial (Hablumminannas).
Namun sampai saat ini Bro Harry yang disepakati oleh Tim diamanahkan untuk menulis perjalanan 18, 19, 20 April 2014 lalu belum juga nampak. Mungkin Bro Harry masih sibuk di KPP Duri sono,... maklumlah ,... jadi kita tunggu saja ya. Yang jelas seluruh foto-foto dan video harap dikumpul ,.. siap tak siap kumpul !!!.
Didalam benak ini,... hasrat hati yang sudah lama ingin dilaksanakan yaitu ke kilometer nol (Sabang)... selalu terngiang di alam pikiran. Maka dicarilah waktu yang sesuai,... kalender 2014 pun di-SCAN bolak balik. Kayaknya waktu yang pas adalah tanggal 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31 May 2014 (ada 8 hari total). Mulai deh diatur rencana jadwalnya ;
Day 01, Sabtu, 24 May 2014: Dumai - Medan;
Rencana nya Start Sabtu pagi biasanya jam 06.00 wib menuju Medan. Via Kota pinang - Rantau Prapat - Kisaran - Tebingtinggi - Medan. Ini rute Jalan Negara Lintas Timur yang Padat soalnya jalan ini menjadi perlintasan segala macam kenderaan yang membawa komoditi, barang, penumpang dan lintasan masyarakat pesisir timur Sumatera. Kira-kira berdasarkan google map 538 km dan dibawah inilah Mapnya. Pada hari pertama menginap di Medan.
![]() |
| Dumai - Medan berdasarkan Google map 538 km |
Rute ini agak lebih panjang dari rute Dumai - Medan. Pada akhir tahun 2004 dan 2005, saya pribadi pernah menjadi sukarelawan (Humanitarian social worker) dalam mbantu musibah yang melanda Aceh. Bolak balik Medan-Banda Aceh, Meulaboh jadi rutinitas. Pos-pos militer maupun gabungan waktu itu sangat banyak. Tapi memang niatnya mbantu... jadi gak ada masalah. Mayoritas, jalannya memang mantap plus mulus ,... bicara soal speed tinggal nyali yang jawab. Itu soal kondisi Jalannya, nah dengan motor... ini dia yang mau dijajal. Kalau jarak menurut Mbah google 605 km,...
nginapnya kalau sempat lanjut ke Sabang,... kalau gak sempat ya di Banda Aceh saja. Besok paginya baru ke Sabang.
![]() |
| Medan - Banda Aceh 605km |
Seandainya di hari ke-2 sampai Banda Aceh dan masih bisa ke Sabang maka malam hari ke-2 sudah di sabang. Namun jangan sampai terlalu memaksakan diri,...... di hari ke-3 ini sebaiknya pagi-pagi udah siap untuk nyeberang ke sabang dengan ferry yang pertama. Jadi bisa seharian di Sabang , cukuplah bisa Snorkling, ngopi nge-Sun set dan souvenir. Nginap di Sabang
![]() |
| Add caption |
Pada Hari ke-4 , pagi-pagi udah mempersiapkan diri agar dapat nyeberang dengan ferry pertama ke Banda Aceh. Agar tiba di Banda Aceh dapat melanjutkan perjalanan ke Meulaboh. Jalan Banda Aceh - Meulaboh saat ini dari informasi yang dapat jalannya sudah sangat bagus. Jaraknya kalo pakai google map 244 km,... jika masih ada waktu sebaiknya dilanjutkan ke Blangpidie + sekitar 125 km.

Day 05, Rabu, 28 May 2014: Blangpidie - Sidikalang - Pematang Siantar;
Perjalanan dilanjutkan menuju Siantar melewati Sidikalang. Kopi Sidikalang menjadi wajib untuk disinggahi, menurut info sangat mudah didapat di warung, Rumah makan jika melintasi Sidikalang. Kenyataannya,...... kita liat aja nanti. Rehat dan nginap di Siantar, Losmen Bali 35ribu per-kepala.

Day 06, Kamis, 29 May 2014: Pematang Siantar - Dumai
Dari Siantar nantinya lewat perdagangan , Limapuluh terus ke Kisaran , lanjut Rantau prapat , Kotapinang dan Dumai. Rute ini seperti apa yang dilalui waktu 18, 19, 20 April lalu.
Kayaknya perjalanan fix 6 hari ,.... bisa kita tambah 1 hari lagi menjadi 7 hari totalnya. Yang penting pastikan kondisi ranmor betul fit, badan fit, berjalan dengan lancar. Itulah harapan kita semua.
Di Sabang bisa 2 hari supaya dapat mengunjungi berbagai objek yang membuat penasaran. Secara pribadi saya ingin ke Tugu Km nol, Tugu Sabang Marauke, Snorkling dsb..... kira-kira ini referensinya.....
| Sunset di Sabang |
| Tugu Km nol |
![]() |
| Tugu Sabang Marauke |
![]() |
| Map Sabang |
![]() |
| jalanan Sabang |






Saat ini ane hanya bisa jadi pemimpi,,, ntah kapanlah bisa nguji nyali ke sabang...
BalasHapusSemoga banyak yg bisa ikut...biar selanjutnya fokus arah selatan dan skitarnya..utara closed.. Open lagi klo ada request.
BalasHapus