Senin, 12 Mei 2014

FIRST AID PULSAR 200NS (yg kaya gini nih patut di turuti ATPM lain)


First Aid Kit pada Pulsar 200NS

Semenjak peluncuran Pulsar 180 UG3, kita pun dibikin kagum oleh seabrek fitur yang memanjakan kita pada Pulsar. Tak banyak motor dimasa itu yang ada di Indonesia yang fiturnya melimpah seperti Pulsar.

nah ane baru tau setelah buka - buka trit and blog sebelah ,jd heran apabener atau gaknya
Beberapa fitur tersebut antara lain, Speedo meter Digital, Lampu sein yang otomatis mati, panel-panel indikator yang menyala dengan back white LED, lampu jauh yang otomatis menyala ketika lampu utama mati, jeda 15 detik tidak bisa di starter ketika kita tidak berhasil menyalakan motor 3 kali berturut-turut, Lampu belakang LED, semuanya adalah fitur yang dipersembahkan Bajaj untuk kita, untuk keamanan para pemakai Pulsar.
Pada Pulsar 200NS ini, jika mas bro buka Jok, maka mas bro selain menemukan alat tool kit bawaan, maka mas bro juga akan menemukan “First Aid Kit”! Ya, first aid kit, alat pertolongan pertama pada kecelakaan, kita patut mengapresiasikan ini. Kelihatannya memang sederhana, tapi tentu akan sangat kita butuhkan dikemudian hari dan Bajaj telah memulainya pada Pulsar 200NS. Salam.




Kamis, 01 Mei 2014

Nih Cara N Trick Isi BBM Supaya Gak Dicurangi SPBU


Bagi Anda pemilik kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, tentuaktivitas mengisi bahan bakar (BBM) di SPBU sudah menjadi rutinitas yang dilakukan setiap harinya. Bahan bakar sudah menjadi salah satu kebutuhan dalam beraktivitas.
Isi bahan bakar di SPBU
Mengisi BBM di SPBU – Ist
Mengisi BBM sebenarnya bisa dilakukan di pedagang eceran. Tapi karena harga di pedagang eceran lebih mahal, kebanyakan orang pun lebih memilih untuk mengisi langsung di SPBU dengan harapan bisa lebih hemat dan tepat takarannya.
Namun, harapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar. Pasalnya masih ada saja SPBU yang melakukan kecurangan. Untuk itu, Anda harus tahu trik dan cara agar BBM yang Anda beli tidak cepat habis dan bisa sesuai dengan takaran.
Berikut cara pintar mengisi BBM di SPBU agar tidak merugi:

1. Jangan tunggu tangki kosong

Anda sebaiknya tidak menunggu tangki BBM motor/mobil sampai kosong baru mengisi BBM. Lebih baik isi BBM di saat tangki masih terisi setengah penuh. Hal ini mencegah BBM yang Anda beli akan menguap. Pasalnya, BBM mudah menguap ketika tangki BBM motor/mobil memiliki banyak ruang kosong.

2. Jangan di siang hari

Sebaiknya jangan mengisi BBM kendaraan di SPBU saat siang hari di mana terik matahari sangat menyengat. Suhu panas di siang hari hanya akan membuat bahan bakar lebih mudah menguap ketika dimasukkan ke dalam tangki motor/mobil. Lebih baik pilih waktu pagi atau malam hari saja.

3. Pilih SPBU yang tepat

Anda sebaiknya mengisi BBM di SPBU yang sudah terpercaya. Selain itu, sebaiknya Anda menghindari mengisi BBM di SPBU yang sedang atau baru mengisi storage tank mereka dari mobil tangki penyuplai. Hal ini menghindari adanya kotoran pada storage tank yang terangkat masuk ke tangki kendaraan Anda.

SPBU4. Awasi parameter di mesin SPBU

Untuk menghindari kecurangan yang dilakukan petugas SPBU, Anda sebaiknya mengawasi parameter penunjuk jumlah uang dan jumlah BBM yang masuk ke tangki kendaraan. Lihat apakah nominal yang ada di parameter tersebut sesuai dengan yang Anda beli atau tidak.

5. Isi BBM dengan nominal tak umum

Cara ini untuk menghindari kecurangan pihak SPBUyang telah memodifikasi mesin parameternya. Biasanya, kecurangan itu terjadi pada saat pembelian BBM dengan nominal uang yang sudah umum, misalnya Rp 10 ribu, Rp 15 ribu, Rp 50 ribu, sampai Rp 150 ribu.
Nah, untuk itu sebaiknya Anda membeli BBM dengan nominal uang yang tidak umum. Misalnya, Rp 11 ribu, Rp 51 ribu, atau Rp 151 ribu. Dengan demikian petugas SPBU tidak bisa menekan tombol otomatis pada mesin parameter yang kemungkinan sudah dicurangi.
Itulah beberapa cara pintar mengisi BBM agar Anda tidak merugi. Semoga penjelasan di atas bisa bermanfaat untuk Anda.

TIPS DAN TRICK PENGEREMAN MOTOR


Kali ini saya ingin membagikan topik yaitu
Mengerem Motor dengan Baik dan Benar
Suatu ketika, saat saya sedang berboncengan dengan teman saya. Ia sedang membawa motor yamaha yang ia pakai. Saya sedang diboncengnya dibelakang. Nah, waktu itu hari sudah malam dan tidak ada penerangan. Teman saya membawa motor dengan kecepatan yang cukup kencang yaitu sekitar 60 – 70 km per jam. Ia tidak menyadari adanya polisi tidur yang tergeletak di depan motor yang kami pakai.
Alhasil ia pun mengerem dengan seketika dan kami terlempar jauh dari lokasi kejadian. Untungnya kami tidak kenapa – kenapa.
Nah, akhirnya saya pun berusaha untuk mencari tahu bagaimana cara mengerem dengan baik dan benar.
Saya ingin membagikan tips ini untuk teman – teman sekalian. Saya berharap kejadian yang saya alami tidak akan pernah terulang lagi.
Check this out :D
Perhatikan kondisi lalu lintas dan permukaan jalan di sekitar anda. Tutup gas, tarik tuas rem depan dan tekan pedal rem belakang, bisa juga sambil menurunkan gigi (engine brake) yang dilakukan secara mulus sehingga sepeda motor berhenti.
Rem sepeda motor dibagi menjadi tiga:
1.Rem depan yang difungsikan oleh tangan.
2.Rem belakang yang difungsikan oleh kaki (khusus scooter otomatis, rem belakang difungsikan oleh tangan).
3.Engine brake.
Kombinasi penggunaan ketiga jenis rem sepeda motor ini harus sesuai waktu dan tempatnya. Khusus sepeda motor dengan kopling manual, harus menarik tuas kopling sesaat sebelum sepeda motor berhenti.
Mengerem Pada Situasi TertentuPada umumnya, sepeda motor memiliki rem depan dan rem belakang yang bergerak secara independen.
Tips pengereman
1.Pada dasarnya rem depan dan rem belakang difungsikan bersama-sama.
2.Rem depan lebih pakem dari rem belakang sehingga sepeda motor bisa dihentikan dengan jarak lebih singkat. Tetapi bila menarik tuas rem depan terlalu kuat, motor bisa terjungkal.
3.Rem belakang tidak sepakem rem depan sehingga sepeda motor butuh jarak lebih jauh untuk berhenti.
4.Engine brake sendiri efektif dalam kondisi permukaan jalan licin atau jalan menurun. (Pengendara yang bisa mengontrol hatinya, bisa mengontrol kendaraannya).
Pengereman bila berboncenganBila pengendara mengerem mendadak, akibatnya pembonceng terdorong ke depan dan mengganggu gerakan pengendara. Pembonceng harus merapatkan dengkulnya dan menekan kaki ke pijakan supaya tubuh pembonceng tidak terlalu membebani pengendara.
Tips pengereman
1.Pertama-tama jalankan sepeda motor dalam keadaan lurus. Kemudian rem.
2.Rem depan dan belakang difungsikan bersamaan.
3.Hindari rem dadakan.
4.Tekan pedal rem belakang berkali-kali untuk memberi isyarat kendaraan yang berada di belakang.
5.Sesaat sebelum sepeda motor berhenti, tekan tuas kopling (khusus motor kopling manual).
Mari manfaatkan tiga jenis pengereman secara maksimal
Point
1.Hindari mengerem ketika sedang menikung. Remlah sebelum memasuki tikungan
2.Di jalan basah, permukaan jalan sangat licin sehingga kendaraan yang direm membutuhkan jarak yang jauh untuk bisa berhenti. Oleh karena itu harap berkecepatan rendah di jalan basah.
Nah, gimana tips yang saya berikan ? Apakah cukup bermanfaat dalam berkendara motor nanti ?
Saya harap saudara sekalian dapat mengantisipasi kejadian yang telah saya alami dulu.
Terima Kasih atas Perhatiannya.